Halo Sobat Data!

Selamat datang di sesi #KokBisa, tempat kita mengungkap bagaimana data diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sering kali tanpa kita sadari. Di sini, kita juga akan mengeksplorasi fakta-fakta menarik dan informasi seru lainnya. Jangan lewatkan dan simak hingga akhir ya!

Source : antaranews 

Beberapa waktu lalu, mahasiswa Sains Data berkesempatan melakukan Company Visit ke BMKG Juanda. Untuk informasi lebih lengkap cek pada link berikut ya Sobat Data. Dari kunjungan tersebut, Sobat Data belajar langsung bagaimana lembaga ini mengelola data dalam jumlah yang sangat besar setiap harinya. Tidak hanya memantau suhu dan kelembapan, tetapi juga menganalisis ribuan variabel cuaca yang berubah setiap detik. Dari pengalaman itu,Sobat Data tentunya makin penasaran, sebenarnya bagaimana data bisa membuat prediksi cuaca menjadi seakurat itu?

Ternyata, rahasianya ada pada data science dan machine learning. Setiap hari, jutaan titik data dikumpulkan dari satelit, radar, sensor suhu, kelembapan, tekanan udara, hingga kecepatan angin. Semua data itu kemudian dibersihkan, disimpan, dan dianalisis menggunakan model prediktif. Model ini belajar dari pola cuaca di masa lalu, misalnya bagaimana kombinasi tekanan rendah, suhu dingin, dan kelembapan tinggi sering berujung pada hujan.

Dengan bantuan algoritma yang terus dikembangkan, BMKG kini mampu memberikan prediksi cuaca hingga beberapa hari ke depan dengan tingkat akurasi yang semakin baik. Teknologi machine learning bahkan membantu memetakan potensi badai, memperkirakan intensitas hujan, hingga memberikan peringatan dini terhadap bencana alam seperti banjir dan angin kencang.

Menariknya lagi, data cuaca tidak hanya digunakan untuk memutuskan apakah kita perlu membawa payung atau tidak. Informasi ini juga berperan penting bagi sektor pertanian, penerbangan, logistik, dan transportasi laut. Setiap angka yang dikumpulkan BMKG memiliki makna besar, karena menjadi dasar pengambilan keputusan yang berkaitan dengan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Keren sekali, bukan? Siapa sangka ramalan cuaca yang kita lihat di ponsel sebenarnya adalah hasil kerja sama antara teknologi, sains data, dan para ahli meteorologi. Yuk Sobat Data, terus belajar dan gali lebih dalam dunia sains data. Siapa tahu suatu hari nanti, kamulah yang mengembangkan model cuaca super cerdas berikutnya!

Kita juga pernah membahas kegiatan riset yang telah dilakukan dosen mengenai peramalan cuaca, Sobat Data bisa cek di bawah ini ya!

Sampai jumpa di sesi #KokBisa berikutnya, dengan topik menarik lainnya seputar data dan teknologi. Mari kita terus bermain dengan data dan memanfaatkan potensi teknologi untuk memenangkan era digital ini dan bergabung menjadi bagian dari Sains Data Telkom University Surabaya! 🌟

Playing with Data, Winning the Era. 

More info :  

-Website : https://bds-sby.telkomuniversity.ac.id/ 

-Instagram : https://www.instagram.com/ds.telkomsurabaya/ 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Secret Link